CABDIN WILAYAH JEMBER GANDENG POLRES, TINDAK TEGAS JIKA ADA KONVOI KELULUSAN



Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Provinsi Jawa Timur Wilayah Jember, melakukan antisipasi adanya konvoi kelulusan, corat-coret seragam sekolah dan lainnya.

Antisipasi itu diantaranya melayangkan surat imbauan kepada seluruh kepala SMA/SMK/SLB, agar melarang para siswa tidak melakukan konvoi, corat coret seragam sekolah saat kelulusan nanti.

Selain itu, Cabdin Jatim wilayah Jember juga berkoordinasi dengan Polres Jember guna mengamankan dalam pengumuman kelulusan di sekolah-sekolah.

“Kami melarang keras adanya konvoi dan coret-coret seragam sekolah. Gunakan momen kelulusan untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, hal-hal negatif disamping merugikan orang lain juga akan merugikan diri sendiri. Oleh sebab itu, rencana dalam pengumuman kelulusan, pihak orang tua murid juga harus mendampingi serta memberikan pemahaman pada anaknya. Hal itu supaya kegiatan yang negatif tersebut tidak terjadi,” kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Jember, Hidayat Rahman, Rabu 4 Mei 2023.

Jika ada siswa yang melanggar dan kedapatan identitasnya, menurut Hidayat siswa dan Kepala Sekolah harus bertanggungjawab. Kalaupun terjadi sesuatu pada mereka berdampak secara hukum bakal ditanggung sendiri.

Menurut Hidayat, langkah tegas itu bukan semena-mena. Namun, Cabdin Wilayah Jember dalam memberikan sanksi pada satuan pendidikan juga akan melihat bentuk kesalahannya dulu. Jika kesalahan dalam batas wajar maka akan dibantu. Namun jika di luar kewajaran mereka tanggung sendiri akibatnya.

“Jikapun ada sekolah yang melakukan konvoi namun dari kabupaten lain, maka kami bekerjasama dengan Polres Jember bakal menghentikannya dan menyuruhnya pulang. Semoga dari Cabang Dinas Pendidikan lainnya juga sudah menghimbau terhadap masing-masing sekolahnya,” harapnya.

Sementara Kasi SMA/SMK/PKPLK Cabdin Wilayah Jember Muh Khotib mengatakan, untuk pengumuman kelulusan akan dilaksanakan Jumat 5 Mei 2023 di masing – masing satuan pendidikan secara online. Menurutnya, hal itu untuk mengantisipasi terjadinya konvoi pada anak sekolah yang lulus dan merayakannya.

“Pengumuman dilaksanakan secara online itu berlaku bagi seluruh SMA/SMK/PKPLK di bawah naungan Cabdin Wilayah Jember. Agar jalannya pengumuman dan pasca pengumuman tidak ada siswa yang ugal-ugalan, konvoi dan eforia berlebihan,” kata Khotib.

Sementara Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo, mengaku sudah menerima surat imbauan dari Cabdin Wilayah Jember tentang pengumuman kelulusan sekolah menengah atas tersebut.

Menurut Hery, pihaknya sudah melakukan atau membantu mensosialisasikan di media sosial, serta siap mengamankan dan menindak secara terukur apabila mengganggu ketertiban dengan konvoi dan arak-arakan.

“Dalam pengumuman kelulusan, kami tetap akan melakukan pengamanan pada masing-masing sekolah, seperti halnya saat dilakukan pada kegiatan lain di satuan pendidikan, untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Hery.

Menurutnya, sesuai surat imbauan dari Cabdin Wilayah Jember, pihaknya akan mengamankan jika ada anak-anak sekolah yang konvoi arak-arakan di jalanan.

“Konvoi arak-arakan ini tidak boleh terjadi, karena akan menganggu ketertiban, yang pasti mengganggu lalu lintas atau jalan umum. Mari kita jaga Jember yang kondusif, jalan masih panjang adik-adik SMA SMK SLB untuk meraih cita-cita,” ujar Hery.

“Kami akan menindak tegas para pelajar yang melakukan konvoi arak-arakan dan corat coret tersebut, yang pasti akan mengganggu ketertiban orang lain. Tidak ada toleransi konvoi dan arak-arakan siswa, pasti kami tindak tegas terukur sesuai hukum yang berlaku,” tegas Hery.

Sumber: https://berandabaca.com/2023/05/03/cabdin-wilayah-jember-gandeng-polres-tindak-tegas-jika-ada-konvoi-kelulusan/
Kembali ke Sebelumnya